Danantara Resmi Satukan Hotel BUMN di Bawah InJourney, Target Kelola 120 Hotel

Danantara Resmi Satukan Hotel BUMN di Bawah InJourney, Target Kelola 120 Hotel

Nusantaratv.com - 28 Juni 2026

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. (Antara)
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi memulai proses konsolidasi seluruh hotel milik badan usaha milik negara (BUMN) ke dalam pengelolaan InJourney sebagai bagian dari transformasi sektor hospitality nasional.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan langkah tersebut menjadi upaya strategis untuk meningkatkan nilai aset perhotelan BUMN agar lebih kompetitif.

"Penyatuan seluruh hotel BUMN di bawah payung InJourney adalah lompatan besar dalam menata ulang dan memperkuat nilai aset hospitality kita agar lebih berdaya saing,” ujar Dony dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.

Sebagai bagian dari proses tersebut, sebanyak 45 hotel yang berada di bawah sejumlah BUMN telah menandatangani Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) pada Jumat, 26 Juni 2026. Penandatanganan itu menjadi tahap awal pengalihan dan penyatuan aset hotel ke dalam ekosistem InJourney.

Menurut Dony, skema CSPA diterapkan untuk memastikan seluruh proses konsolidasi berjalan secara hati-hati, transparan, dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Momentum positif ini akan terus kita jaga, dan kami memproyeksikan adanya penambahan penandatanganan dari beberapa hotel lainnya pada awal pekan depan. Ini adalah langkah konkret menuju optimalisasi nilai aset dan struktur manajemen yang lebih tangguh,” ucap Dony.

Danantara menargetkan sekitar 120 hotel BUMN nantinya berada dalam satu pengelolaan terintegrasi di bawah InJourney. Jika target tersebut tercapai, InJourney diproyeksikan menjadi operator hotel terbesar kedua di Indonesia.

“Dengan terkonsolidasinya seluruh hotel BUMN menjadi fondasi yang solid untuk melakukan value creation. Transformasi ini pada akhirnya akan menciptakan portofolio industri pariwisata yang lebih efisien, kompetitif, dan terintegrasi,” kata Dony, dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Danantara juga menyatakan akan membuka peluang kerja sama dengan investor strategis setelah proses konsolidasi hotel-hotel BUMN selesai dilakukan. Seluruh aset tersebut nantinya akan berada di bawah PT Hotel Indonesia Natour atau InJourney Hospitality.

Dony menegaskan, setelah integrasi aset rampung, berbagai opsi kemitraan strategis akan disiapkan guna memperkuat pengembangan bisnis perhotelan dan industri pariwisata nasional.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close