Nusantaratv.com - Denza Z, mobil sport listrik convertible pertama dari merek premium BYD, kembali menjadi sorotan setelah tertangkap kamera di China menjelang peluncuran globalnya pada Juli 2026.
Dikutip dari CarNewsChina, Senin (8/6/2026), penampakan terbaru menunjukkan kendaraan tersebut dalam kondisi yang nyaris siap produksi, dengan hanya sedikit kamuflase yang menutupi emblem di bagian depan.
Sebelumnya, Denza Z diperkenalkan kepada publik dalam ajang Beijing Auto Show 2026. Model ini akan hadir dalam tiga varian, yakni convertible, hardtop, dan edisi khusus lintasan balap (track edition).
Unit yang terlihat dalam foto terbaru diduga merupakan varian hardtop yang masih menjalani tahap pra-produksi.
Menariknya, logo depan yang sengaja ditutupi memunculkan spekulasi adanya identitas khusus atau sentuhan eksklusif pada versi tertentu.
Mobil yang terlihat menggunakan balutan warna hitam ini berbeda dengan warna biru dan hijau "Fiorentine" yang sebelumnya diperlihatkan oleh Denza dan BYD dalam materi promosi resmi.
Dalam foto yang beredar, Denza Z juga tampak diparkir bersama sejumlah model BYD lainnya, termasuk MPV Denza D9 dan BYD Shark.
Kehadiran kendaraan-kendaraan tersebut memunculkan dugaan dimana foto diambil di area fasilitas internal milik BYD.
Menjelang debut globalnya di ajang Goodwood Festival of Speed pada Juli mendatang, Denza Z diperkirakan akan semakin sering muncul dalam berbagai uji jalan dan penampakan publik.
Menariknya, Denza disebut akan memprioritaskan pasar internasional lebih dahulu sebelum memasarkan model ini di China.
Performa Supercar dengan Teknologi Terkini
Bersama Denza Z9 GT, Denza Z diproyeksikan menjadi model flagship yang mengusung teknologi paling mutakhir dari BYD.
Mobil sport listrik ini diklaim memiliki tenaga gabungan lebih dari 1.000 hp dan mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 2 detik.
Untuk mendukung performa tersebut, Denza Z dibekali sejumlah teknologi unggulan, antara lain platform kendali kendaraan e³ (Yi San Fang).
Lalu, suspensi aktif magnetorheologis Disus-M dengan sensor pembacaan kondisi jalan secara real-time, serta sistem bantuan mengemudi canggih God's Eye (DiPilot) 5.0.
Dari sisi desain, Denza mengadopsi pendekatan yang berorientasi pada performa lintasan. Berbagai elemen aerodinamika disematkan guna meningkatkan downforce dan stabilitas pada kecepatan tinggi.
Mobil ini juga dilengkapi ventilasi kap mesin fungsional yang mempertegas karakter sportnya.
Jadi Andalan Baru Denza di Tengah Penurunan Penjualan
Kehadiran Denza Z dinilai sangat penting bagi strategi merek tersebut. Pasalnya, penjualan domestik Denza mengalami perlambatan sepanjang 2026 dengan penurunan tahunan mencapai 30 hingga 50 persen dalam beberapa bulan terakhir.
Pada April 2026, Denza tercatat hanya mengirimkan 10.638 unit kendaraan. Meski pasar mobil sport listrik di China masih tergolong muda, sejumlah model mulai bermunculan dan menarik perhatian konsumen, seperti Formula X dari BYD, MG Cyberster, hingga SSC SC-01 yang didukung Xiaomi.
Kehadiran model-model tersebut menunjukkan semakin berkembangnya segmen mobil sport listrik di Negeri Tirai Bambu.
Menarik untuk dicatat, Denza Z bukanlah mobil convertible pertama yang pernah dibuat BYD. Pada 2009, perusahaan ini sempat meluncurkan BYD S8, sebuah mobil convertible bermesin bensin.
Namun model tersebut gagal meraih kesuksesan di pasar dengan total penjualan yang diperkirakan hanya sekitar 103 unit.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh