Nusantaratv.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap penyimpangan dalam pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyatakan tidak akan ragu mengambil langkah keras apabila menemukan praktik yang tidak sesuai di lapangan, khususnya dalam program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan Dudung saat membuka Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Jakarta, Kamis (30 April 2026).
Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa peran Kantor Staf Presiden tidak hanya sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga sebagai pengawas terhadap jalannya program-program strategis nasional.
"Kalau tidak benar pelaksanaan di lapangan, akan saya babat nanti," tegas Dudung.
Ia menambahkan, pengawasan tersebut mencakup berbagai program prioritas nasional yang menjadi fokus pemerintahan saat ini.
Laporan masyarakat, menurutnya, menjadi salah satu sumber penting dalam memastikan bahwa kebijakan pemerintah benar-benar dijalankan sesuai tujuan dan tidak menyimpang dari ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain menyoroti pengawasan program, Dudung juga menekankan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan sebagai fondasi ketahanan nasional.
Ia mengingatkan bahwa di tengah situasi global yang diwarnai berbagai konflik, Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, dan golongan harus terus menjaga persatuan dan kesatuan.
Dalam kesempatan tersebut, Dudung turut mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi, khususnya di media sosial.
Ia menyoroti maraknya konten provokatif dan informasi menyesatkan yang berpotensi memecah belah masyarakat jika terus disebarkan tanpa verifikasi.
"Oleh karenanya mari mata, telinga kita kita pasang untuk tetap mendengar, tetap melihat, tetapi kepada hal-hal yang positif. Tidak kemudian terbawa dengan informasi-informasi yang menyesatkan," ujarnya, sembari mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai informasi yang beredar.
(Sumber: Antara)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh