Nusantaratv.com - Sebuah video yang memperlihatkan mobil listrik BYD Tang berhenti di tengah genangan banjir di Kota Shenyang, China, viral di media sosial.
Perhatian publik tertuju pada sebuah komponen besar di bagian bawah kendaraan yang tampak terlepas dan terseret di belakang mobil.
Mengutip CarNewsChina, video tersebut menunjukkan SUV listrik itu berhenti di tengah banjir dengan lampu hazard menyala.
Di belakang kendaraan terlihat sebuah komponen logam berukuran besar yang masih menggantung dan diduga tetap terhubung dengan bagian bawah mobil.
Video tersebut langsung memicu beragam spekulasi di media sosial. Sejumlah netizen menduga komponen yang terlepas merupakan unit motor penggerak listrik belakang (rear electric drive unit) milik BYD Tang.
Meski demikian, rekaman yang beredar tidak memberikan gambaran utuh mengenai kronologi kejadian.
Video hanya memperlihatkan kondisi mobil setelah insiden terjadi, tanpa menunjukkan momen sebelum kerusakan maupun penyebab pasti komponen tersebut terlepas.
Menanggapi viralnya video tersebut, BYD menegaskan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh cacat produksi, melainkan akibat benturan keras pada bagian bawah kendaraan (underbody).
Baca Juga: BYD Buat Kesalahan Fatal, 1.265 Pembeli di Australia Terima Mobil Tahun Produksi yang Salah
Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan pihaknya telah memperoleh hasil investigasi terkait insiden tersebut.
"Kendaraan mengalami benturan keras pada bagian bawah (underbody), di mana penutup lubang saluran air di tengah jalan dalam kondisi terangkat saat terendam air dan membentur langsung komponen di bawah kendaraan," ujar Luther dalam keterangan tertulis.
Dia menambahkan, benturan yang sangat keras diduga menyebabkan komponen tersebut terlepas dari kendaraan.
"Diduga fisik dan material penutup saluran air serta kerasnya benturan menyebabkan komponen tersebut sampai terlepas," lanjutnya.
Sebagai bagian dari klarifikasi, BYD Indonesia juga menyertakan foto lokasi kejadian yang memperlihatkan penutup lubang saluran air yang disebut menjadi penyebab insiden tersebut.
Area tersebut kemudian langsung ditutup demi alasan keselamatan. Luther kembali menegaskan kejadian tersebut merupakan kecelakaan murni dan tidak berkaitan dengan kualitas produk BYD.
"Kejadian ini dipastikan tidak berkaitan dengan kualitas produk. Ini murni kecelakaan dan tidak menyebabkan korban jiwa," tutup Luther.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh