Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan Perempuan Melalui PNM Mekaar

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan Perempuan Melalui PNM Mekaar

Nusantaratv.com - 20 Juli 2026

Menteri PPPA Arifah Fauzi dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengunjungi usaha milik Ibu Ema, nasabah PNM Mekaar yang berhasil mengembangkan model usaha berbasis ekonomi sirkular. (Antara)
Menteri PPPA Arifah Fauzi dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengunjungi usaha milik Ibu Ema, nasabah PNM Mekaar yang berhasil mengembangkan model usaha berbasis ekonomi sirkular. (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengapresiasi upaya pemberdayaan perempuan yang dijalankan melalui program PNM Mekaar saat mengunjungi salah satu nasabah binaan di Bandung.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung keberhasilan perempuan prasejahtera dalam mengembangkan usaha yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga memberi manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Arifah Fauzi dan Amalia Adininggar Widyasanti mengunjungi usaha milik Ema, nasabah PNM Mekaar yang sukses membangun bisnis berbasis ekonomi sirkular. Usahanya berawal dari pemanfaatan sampah organik dan anorganik yang kemudian diolah melalui budidaya maggot sebagai pengurai limbah. Hasil budidaya tersebut dimanfaatkan sebagai pakan lele dan ayam sehingga membentuk ekosistem usaha yang saling terhubung dan berkelanjutan.

Menteri PPPA menilai inovasi yang dilakukan Ema menjadi bukti bahwa perempuan mampu berperan sebagai agen perubahan, baik bagi keluarganya maupun lingkungan sekitar.

"Ibu-ibu bisa mencontoh usaha seperti Ibu Ema ini, karena memanfaatkan sampah di lingkungan sekitar, mulai dari organik dan anorganik, kemudian mengolahnya menjadi sebuah ekosistem. Ini merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan lingkungan kita sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi keluarga," ujar Arifah.

Menurut Arifah, kisah Ema membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang memberikan manfaat sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti turut memberikan apresiasi terhadap usaha yang dikembangkan Ema. Ia menilai model bisnis tersebut memiliki rantai nilai yang utuh dari proses awal hingga hasil akhirnya.

"Ini merupakan contoh usaha yang luar biasa, yang merupakan usaha dari hulu sampai hilir, dari mulai maggot sampai lele dan ayam," ujarnya.Menurut Arifah, kisah Ema membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang memberikan manfaat sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti turut memberikan apresiasi terhadap usaha yang dikembangkan Ema. Ia menilai model bisnis tersebut memiliki rantai nilai yang utuh dari proses awal hingga hasil akhirnya.

"Ini merupakan contoh usaha yang luar biasa, yang merupakan usaha dari hulu sampai hilir, dari mulai maggot sampai lele dan ayam," ujarnya.Menurut Arifah, kisah Ema membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang memberikan manfaat sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti turut memberikan apresiasi terhadap usaha yang dikembangkan Ema. Ia menilai model bisnis tersebut memiliki rantai nilai yang utuh dari proses awal hingga hasil akhirnya.

"Ini merupakan contoh usaha yang luar biasa, yang merupakan usaha dari hulu sampai hilir, dari mulai maggot sampai lele dan ayam," ujarnya.Menurut Arifah, kisah Ema membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang memberikan manfaat sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti turut memberikan apresiasi terhadap usaha yang dikembangkan Ema. Ia menilai model bisnis tersebut memiliki rantai nilai yang utuh dari proses awal hingga hasil akhirnya.

"Ini merupakan contoh usaha yang luar biasa, yang merupakan usaha dari hulu sampai hilir, dari mulai maggot sampai lele dan ayam," ujarnya.Menurut Arifah, kisah Ema membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang memberikan manfaat sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti turut memberikan apresiasi terhadap usaha yang dikembangkan Ema. Ia menilai model bisnis tersebut memiliki rantai nilai yang utuh dari proses awal hingga hasil akhirnya.

"Ini merupakan contoh usaha yang luar biasa, yang merupakan usaha dari hulu sampai hilir, dari mulai maggot sampai lele dan ayam," ujarnya.Menurut Arifah, kisah Ema membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang memberikan manfaat sosial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti turut memberikan apresiasi terhadap usaha yang dikembangkan Ema. Ia menilai model bisnis tersebut memiliki rantai nilai yang utuh dari proses awal hingga hasil akhirnya.

"Ini merupakan contoh usaha yang luar biasa, yang merupakan usaha dari hulu sampai hilir, dari mulai maggot sampai lele dan ayam," ujarnya.

Amalia berharap semakin banyak perempuan di berbagai daerah yang mengembangkan usaha serupa sebagai wujud ketangguhan perempuan Indonesia dalam memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Keberhasilan Ema sebagai nasabah PNM Mekaar tidak terlepas dari pendampingan yang diberikan PNM. Selain memperoleh akses pembiayaan, para nasabah juga secara rutin mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM), pelatihan usaha, serta berbagai kegiatan peningkatan kapasitas agar mampu mengembangkan usahanya secara mandiri.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan keberhasilan para nasabah lahir dari semangat belajar yang terus dibangun melalui pendampingan secara berkelanjutan.

"Semoga ibu-ibu bisa lebih rajin mengikuti pertemuan kelompok dan seluruh pendampingan dari PNM, supaya usahanya makin besar," ujarnya, dikutip dari Antara.

Apresiasi yang diberikan Menteri PPPA dan Kepala BPS dinilai semakin memperkuat pentingnya ekosistem pemberdayaan perempuan yang mampu membuka akses pembiayaan, meningkatkan kapasitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri perempuan untuk terus berkembang.

Melalui program PNM Mekaar, jutaan perempuan prasejahtera didorong agar mampu membangun usaha yang lebih mandiri, memiliki daya saing, serta memberikan manfaat positif bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar.


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close