MPR: Komitmen Prabowo Jadi Momentum Buruh Kuasai Teknologi dan AI

MPR: Komitmen Prabowo Jadi Momentum Buruh Kuasai Teknologi dan AI

Nusantaratv.com - 04 Mei 2026

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno saat diwawancarai di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 13 Oktober 2025. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi) (Antara)
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno saat diwawancarai di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 13 Oktober 2025. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi) (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menilai komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap kalangan buruh harus menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas serta keterampilan pekerja dalam menghadapi perkembangan digitalisasi, otomatisasi, dan kecerdasan buatan (AI).

Menurut Eddy, perhatian Presiden Prabowo terhadap pemenuhan kebutuhan dasar pekerja, terutama di sektor perumahan dan perbaikan kondisi kerja, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pekerja Indonesia ke depan.

"Kita juga harus memanfaatkan momentum afirmasi pemerintah terhadap pekerja Indonesia dengan meningkatkan ketrampilan segenap pekerja," kata Eddy dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, 3 Mei 2026.

Ia menjelaskan persaingan Indonesia dengan negara-negara tetangga dalam menarik investasi di sektor industri dan manufaktur perlu diimbangi dengan program reskilling atau alih keterampilan serta upskilling bagi tenaga kerja nasional agar mampu bersaing.

Menurutnya, kemampuan pekerja Indonesia dalam memahami dan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu faktor utama untuk menarik investasi berkualitas masuk ke Indonesia.

"Investasi di sektor data center, semi konduktor dan green industries membutuhkan tenaga kerja yang terampil, terdidik dan menguasai teknologi, apalagi kita telah masuk ke era AI," ujarnya.

Karena itu, Eddy mendorong peningkatan kapasitas pekerja di seluruh Indonesia agar siap bersaing dengan negara lain dalam menangkap peluang investasi di sektor industri dan manufaktur guna mendukung target pertumbuhan ekonomi tinggi yang dicanangkan Presiden Prabowo.

Ia juga menegaskan pemerintah tidak dapat menjamin seluruh lapangan pekerjaan yang tersedia saat ini akan tetap bertahan di masa mendatang. Menurut dia, perkembangan teknologi yang bergerak cepat akan mengubah peta dunia kerja sehingga pekerja Indonesia harus siap beradaptasi.

"Saat ini yang bisa dijamin pemerintah adalah bahwa pekerja tidak akan ditinggalkan dan selalu mendapatkan perhatian, khususnya terhadap peningkatan kemampuan dan kesejahteraannya," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close