Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kelakar hangat saat menyapa Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, dalam acara "Groundbreaking dan Komersialisasi 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik" di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Momen menarik tersebut terjadi ketika Presiden Prabowo menyapa para menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih yang hadir.
Saat menyebut nama Luhut, Prabowo mencairkan suasana dengan menyinggung perjalanan karir serta hubungan militer mereka di masa lalu yang kini telah berbalik peran.
"Jenderal TNI Purnawirawan Luhut Binsar Pandjaitan, mantan komandan saya. Roda berputar, sekarang saya komandannya beliau," ujar Presiden Prabowo.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran menteri dan pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Hadir pula Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, serta Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya.
Selain itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku Utara, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Gerardus Budisatrio Djiwandono, Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji, dan Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub.
Peresmian Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Hilirisasi
Kunjungan Presiden ke Halmahera Tengah ini menandai momentum penting dalam sektor energi nasional, yakni peluncuran ekspor perdana baterai kendaraan listrik (electric vehicle) serta penandaan dimulainya 11 proyek hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park.
Rangkaian proyek tersebut terdiri dari empat proyek komersialisasi industri dan pembangunan tujuh proyek industri baru.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kekayaan alam melimpah yang dimiliki Indonesia harus mampu dikelola secara mandiri demi kemakmuran rakyat.
"Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberi kepada kita anugerah kekayaan alam yang sangat bernilai dan sangat besar, tapi kekayaan alam tersebut harus mampu kita kelola dengan baik sehingga dapat memberi manfaat, kesejahteraan, dan kemakmuran bagi rakyat dan bangsa kita," tukas Prabowo.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh