Nusantaratv.com - Samsung Galaxy S27 Ultra dirumorkan hanya akan menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon, meskipun Samsung tengah menyiapkan Exynos 2700 yang diklaim membawa peningkatan performa dan efisiensi daya.
Dikutip dari GSM Arena, Senin (12/10/2026), informasi terbaru dari sumber internal menyebutkan, peluang penggunaan Exynos 2700 pada Galaxy S27 Ultra terbilang kecil.
Meski keputusan final belum ditetapkan, Samsung disebut lebih mungkin mempertahankan Snapdragon sebagai dapur pacu untuk model flagship tertingginya.
Jika rumor ini benar, seluruh unit Samsung Galaxy S27 Ultra akan ditenagai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Sementara itu, Galaxy S27, Galaxy S27+, dan Galaxy S27 Pro yang dikabarkan menjadi anggota baru keluarga tersebut berpotensi menggunakan kombinasi chipset Exynos dan Snapdragon, bergantung pada wilayah pemasarannya.
Exynos 2700 Diklaim Bawa Peningkatan Performa
Exynos 2700 menjadi salah satu chipset yang menarik perhatian karena dikabarkan menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.
Chipset ini disebut akan diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi SF2P Samsung, yakni proses Gate-All-Around (GAA) 2 nanometer generasi kedua.
Dibandingkan SF2 yang digunakan pada Exynos 2600, teknologi SF2P diklaim mampu meningkatkan performa hingga 12 persen, mengurangi konsumsi daya sebesar 25 persen, serta memangkas luas chip hingga 8 persen.
Selain teknologi fabrikasi baru, Exynos 2700 juga dikabarkan berpotensi menggunakan inti CPU ARM C2.
Kombinasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pemrosesan sekaligus efisiensi daya pada perangkat flagship Samsung berikutnya.
Samsung System LSI, divisi yang merancang chipset Exynos, kabarnya juga mendorong agar prosesor tersebut digunakan pada model Galaxy S kelas atas.
Namun, keunggulan di atas kertas belum otomatis menjamin Exynos 2700 akan digunakan pada seluruh perangkat Galaxy S27.
Kapasitas produksi dan tingkat keberhasilan produksi atau yield masih menjadi faktor penting dalam menentukan strategi Samsung.
Produksi Exynos 2700 Jadi Penentu
Sejumlah laporan sebelumnya menyebut Samsung telah meningkatkan produksi Exynos 2700 hingga lebih dari 10 persen dibandingkan Exynos 2600.
Peningkatan tersebut dinilai dapat membantu Samsung memenuhi kebutuhan chipset untuk keluarga Galaxy S27.
Meski demikian, kapasitas produksi yang tersedia belum tentu cukup untuk memasok seluruh varian, terutama Galaxy S27 Ultra yang diperkirakan memiliki kebutuhan dan target penjualan tersendiri.
Di sisi lain, Samsung juga memiliki hubungan strategis jangka panjang dengan Qualcomm.
Faktor tersebut membuat keputusan pemilihan chipset untuk lini Galaxy S27 menjadi lebih kompleks, karena perusahaan harus mempertimbangkan kemampuan produksi internal sekaligus kerja sama dengan mitra teknologi.
Berdasarkan bocoran terbaru, Exynos 2700 disebut memiliki hasil produksi yang sangat baik. Kendati demikian, kondisi tersebut belum cukup untuk memastikan chipset buatan Samsung itu akan masuk ke Galaxy S27 Ultra.
Galaxy S27 dan S27 Pro Berpotensi Gunakan Dua Chipset
Jika skema yang dirumorkan tersebut diterapkan, Samsung Galaxy S27, Galaxy S27+, dan Galaxy S27 Pro berpotensi menggunakan Exynos 2700 di Eropa dan Korea Selatan.
Sementara itu, ketiga model tersebut disebut akan menggunakan chipset Snapdragon untuk pasar China dan Amerika Serikat (AS).
Galaxy S27 Ultra diperkirakan menjadi pengecualian karena dikabarkan akan mengandalkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 di seluruh pasar.
Meski begitu, informasi mengenai chipset Samsung Galaxy S27 Series ini masih sebatas rumor dan bocoran dari sumber internal.
Samsung belum mengumumkan secara resmi spesifikasi maupun strategi distribusi chipset untuk lini flagship generasi berikutnya.
Karena itu, keputusan akhir mengenai penggunaan Exynos 2700 dan Snapdragon pada Galaxy S27 Ultra masih perlu menunggu pengumuman resmi Samsung.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh