Nusantaratv.com- Sekretaris Kabinet Republik Indonesia (Seskab RI) Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pemerintah terus mengoptimalkan akses pendidikan layak bagi semua kalangan sebagai bagian dari agenda pembangunan bangsa. Hingga Oktober 2026, sebanyak 265 Sekolah Rakyat telah dibangun di 131 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
“Hingga Oktober 2026, sebanyak 265 Sekolah Rakyat telah selesai dibangun dan tersebar di 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” kata Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis yang diterima Nusantara TV, Minggu (8/11/2026).
Menurut Teddy, program Sekolah Rakyat merupakan langkah nyata dalam membuka kesempatan bagi seluruh anak Indonesia untuk menggapai cita-cita. Sekolah ini diselenggarakan secara gratis bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 atau miskin ekstrem.
“Sekolah Rakyat, membuka jalan semua anak menuju masa depan,” ucap dia.
Dalam operasionalnya, Sekolah Rakyat tidak sekadar menyediakan ruang belajar bagi para siswa dan siswi. Tetapi, menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Teddy menuturkan, saat ini lebih dari 45 ribu anak miskin ekstrem yang memperoleh kesempatan mengeyam pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Lebih dari 45 ribu anak jalanan kini memiliki kesempatan untuk kembali bersekolah. Tidak hanya mendapatkan pendidikan, mereka juga memperoleh tempat tinggal yang layak, fasilitas belajar dan olahraga yang memadai, makanan bergizi, serta layanan kesehatan yang terjamin,” kata Teddy.
Pemerintah, kata Teddy, ingin setiap anak bisa mengembangkan potensi diri tanpa harus kehilangan harapan terhadap masa depannya. Karena mimpi besar anak tidak ditentukan tidak terbatas dari latar belakang keluarga, kaya atau miskin, tetapi negara hadir untuk membuka jalannya.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh