Nusantaratv.com- Kereta Api Indonesia (KAI) Logistik membuka peluang kerja sama dengan pemerintah hingga pelaku usaha untuk memperkuat pertumbuhan bisnis angkutan multikomoditas melalui pengembangan layanan pengiriman barang rendak emisi.
Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan dalam segmen 360 Industry di Nusantara TV, Jumat (6/11/2026).
“Ya, kita tentu akan mendukung program pemerintah terhadap bagaimana semua titik dari simpul transportasi logistik ini bisa kita maksimalkan,” kata Yuskal.
“Jadi, kaya logistik tentu akan terus membuka ruang untuk kolaborasi dengan semua kepentingan, pemerintah, pelaku usaha, di mana memang tadi ketika ada pembangunan ke arah apa kawasan industri, termasuk KIT Batang. Tentu kita akan mengambil peran aktif untuk bisa terus mendukung itu supaya bisa dimaksud secara optimal.”
Baca Juga: Nusantara Economic Updates: Pemerintah Diskon Habis-Habisan Transportasi Nataru! Simak Rinciannya
Terlebih, kaya Yuskal, saat ini sistem logistik multimoda di Indonesia sudah terintegrasi. Seperti halnya Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Cigading, di Merak dan ada Pelabuhan Krakatau Steel di Cilegon.
“Itu semua simpul-simpul yang bisa kita optimalkan saatnya. Cuma memang bicara masalah simpul-simpul itu tentu harus bicara dari awal dikirim sampai dengan tujuan akhir. Kalau dari Merak kita mau angkut, dari Cigading kita mau angkut, tentu akan melalui jalur keeta api penumpang, jalur ketapi KRL,” kaya Yuskal.
“Nah, ini yang harus diatur dari hilirnya sehingga nanti dalam pengendaliannya bisa efektif terhadap waktu, efektif terhadap double handling dan lain-lain. Termasuk bagaimana juga dari sisi keamanan, keselamatan juga terjamin efektif, efisien, dan aman ya pastinya.”




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh